
Maos, 1 Juli 2026 – SMP Negeri 3 Maos terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan In House Training (IHT) Penyusunan Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027 dan Peningkatan Kualitas Proses Belajar Mengajar melalui Learning Management System (LMS) serta Metode Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran. Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 3 Maos sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027.
Pelaksanaan IHT bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam menyusun kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Selain penyusunan dokumen kurikulum satuan pendidikan, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan Learning Management System (LMS) dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bijak, efektif, dan bertanggung jawab dalam mendukung tugas profesional guru.
Kepala SMP Negeri 3 Maos, Narjo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa transformasi pendidikan menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Perubahan dunia pendidikan berlangsung sangat cepat. Guru tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan berpusat pada peserta didik. Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh guru semakin siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan.”
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi pelatihan yang dipandu oleh narasumber berpengalaman, yaitu Siti Nurjanah, S.Pd., M.Pd. selaku Pengawas Sekolah, Narjo, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 3 Maos, dan Eko Widianto, S.Pd., M.Pd. salah satu Guru SMP Negeri 3 Maos yang berpengalaman. Materi yang disampaikan meliputi kebijakan sekolah, evaluasi dan refleksi pembelajaran, penyusunan Kurikulum SMP Negeri 3 Maos Tahun Pelajaran 2026/2027, implementasi Learning Management System (LMS), hingga praktik penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam perencanaan pembelajaran, penyusunan modul ajar, media pembelajaran, asesmen, dan administrasi pendidikan.

Kegiatan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga diisi dengan diskusi, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, penyusunan dokumen kurikulum, serta penugasan mandiri. Melalui pendekatan tersebut, seluruh peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif sehingga hasil pelatihan dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.

Ketua panitia, Amin Kholadi, S.Pd., mengungkapkan bahwa IHT menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi seluruh warga sekolah dalam menyusun program pembelajaran yang berkualitas.
“Kami berharap hasil kegiatan ini tidak berhenti pada penyusunan dokumen kurikulum, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik pembelajaran yang inovatif, memanfaatkan teknologi secara optimal, dan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik.”
Melalui penyelenggaraan In House Training ini, SMP Negeri 3 Maos menargetkan tersusunnya Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027 yang sesuai dengan karakteristik sekolah, meningkatnya kemampuan guru dalam memanfaatkan LMS dan Artificial Intelligence, serta tumbuhnya budaya inovasi dan transformasi digital di lingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan proses pembelajaran yang lebih efektif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Sebagai sekolah yang terus berinovasi, SMP Negeri 3 Maos berkomitmen menjadikan peningkatan kompetensi pendidik sebagai investasi jangka panjang untuk mewujudkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.
